Posts

Showing posts with the label Misteri

Takdir yang Tersembunyi

Image
Anthonia adalah seorang wanita karier yang sukses di usia muda. Dia memiliki pekerjaan yang mapan dan hidup yang nyaman. Suatu hari, Anthonia menerima panggilan telepon dari seorang pria yang mengaku suaminya. Pria itu bernama Rosi, dan dia mengatakan bahwa Anthonia tidak dapat mengingatnya, karena amnesia yang dialami akibat kecelakaan. Anthonia memang pernah mengalami kecelakaan, dia sampai koma dan di rawat satu minggu di rumah sakit. Tetapi dia tidak pernah merasa amnesia. Lalu, Anthonia diajak bertemu di restoran favoritnya. Di situ, Rosi memberikan bukti-bukti digital, meyakinkan tentang hubungan mereka, termasuk foto-foto pernikahan, video liburan bersama, dan bahkan akun media sosial yang menunjukkan kehidupan mereka sebagai pasangan. Rosi juga menunjukkan bahwa dia tahu warna, makanan, dan tempat mereka berada adalah restoran kesukaan Anthonia. Bahkan, Rosi sampai tahu adanya tahi lalat yang ada di bagian tubuh privasinya. Anthonia merasa terkejut, malu dan bingung, dia berusa...

Dianggap Orang Udik

"Hey Bro, gue ada cerita lucu neh kemarin" kata Azam menghampiri Soim di kantin. "Astaga!" seru Soim, kaget Azam yang datang dihadapannya secara tiba-tiba. "Apaan sih Zam!". "Ceritanya, gue lagi mampir di Minimart. Perjalanan Malang Banyuwangi. Gue enak-enak tuh lagi duduk-duduk di teras Minimart, minum air mineral, dan jagung rebus pemberian teman Satpam Malang. Lalu datenglah Pajero Sport, dan berhenti dihadapan gue" cerita Azam. "Lalu, Lo sewot gitu, ngelihat mobil itu" sahut Soim, sambil melanjutkan menyendok mie ayamnya yang tinggal sedikit. "Oh, enggak lah, gue lebih kepengen Brio, yang lebih ramping" jawab Azam yang lalu menceritakan bahwa dari pintu sisi kemudi mobil itu, turunlah seorang cowok necis, pake celana pencil, dengan sepatu mirip si Komo. "Si Komo? ga lucu tuh" sela Soim. "Bukan itu Bro, laku dari sisi lainnya ini nih, turun cewek cantik dan seorang anak Bro. Dia cuantik, ramping dan ga pake m...

Sepuluh Cerita Pendek Hantu Lucu

Image
Kakek Pencangkul Dimalam yang sunyi senyap, dari arah kuburan, muncul seorang yang tua renta berjalan kearahku. Semakin lama, semakin mendekat, dan terlihat dia membawa cangkul. Namun, saat dia telah berjarak beberapa langkah dariku, dia malah berbalik lari sambil berteriak, "POCONG!!!". Aku pun hanya bisa tersenyum meringis. Pedagang Sate Ketika seorang pedagang sate lewat sebuah villa berlantai dua. Tiba-tiba seorang satpam memanggilnya "Sate Bang!". Kemudian pedagang sate itu pun meracik sate sesuai pesanan satpam. Melihat sate hampir siap, si Satpam berkata "Sebentar Bang, saya panggilkan Nyonya" dan dia masuk menuju villa, serta membiarkan pintu gerbang terbuka. Tidak lama kemudian, karena tak kunjung keluar, akhirnya pedagang sate berinisiatif mengantarkan masuk pesanan ke villa itu. Bukannya seorang Nyonya, seorang nenek-nenek menemui pedagang itu dan berkata "Maaf Mas, saya tidak pesan sate, dan KAMI TI...

Dikenalkan Janda Cantik

Image
Sepulang dari menonton konser dangdut di acara pernikahan anak pejabat desa sebelah, Amin pulang jalan kaki sendirian. Dia sedikit kecewa, biduan pujaan hatinya sedang pilek hari itu. Sehingga bukan suara yang merdu didengar Amin, lebih seperti "Suara tokek kecepit di kamar mandi" katanya. Karena capek berjalan kaki, Amin berhenti di pos kampling di sudut desa. Bagai pucuk dicinta ulam pun tiba, Pak Karman, si Pedagang bakso menghampiri Amin yang ternyata perutnya keroncongan. "Bakso Min?" kata Pak Karman menawarkan bakso. "Wah, kebetulan nih, satu mangkok Pak" jawab Amin meminta satu porsi bakso. Sambil menyiapkan bakso, Pak Karman mengajak mengobrol Amin kesana kemari. Sampai ketika Pak Karman tahu Amin kebelet nikah, tapi masih jomblo, "Mau tak kenalkan tidak, sama janda desa sebelah, dia masih bahenol lo?" tanya Pak Karman sambil memberikan bakso pesanan Amin. "Bener Pak?" balik bertanya Amin, ke...

Memo untuk Istri

Pak Dar dan Pak Wahib sedang mengobrol di pos masuk desa. Malam itu adalah giliran mereka jaga, oleh adanya kebijakan lockdown, akibat menyebarnya virus Corona. Apalagi dua hari sebelumnya, ternyata ada salah satu warga desa mereka yang bernama Sodiq, meninggal dan diisukan karena Corona. "Tambah menakutkan aja ya Corona?" kata Pak Dar. "Iya, tadi istriku sehabis belanja dari pasar, sampek nyuci pake Rinso uang kembaliannya" jawab Pak Wahib. "Trus, hilang virusnya?" kembali Pak Dar bertanya sambil tersenyum. "Ya, ga tau seh" jawab Pak Wahib ragu. "Pasti hilanglah, dicuci". Kemudian dengan wajah serius Pak Dar memberi nasehat, "Kalau mau virusnya hilang, sehabis dicuci, dijemur di sono no, di tengah aspal" kata Pak Dar sambil menunjuk ke tengah jalan raya. "Itu mah, hilang sama duit-duitnya" gumam Pak Wahib, yang diikuti gelak tawa Pak Dar. Tak lama kemudian, ketika jam menunjukkan...

Melahirkan di Pos Kampling

Image
Sekitar jam dua malam, "Bu..Bu..Bu!" suara orang mengetuk pintu, memanggil-manggil Bu Halimah sambil mengetuk pintu. Bu Halimah sang Bidan desa, membukakan pintu ruangan prakteknya dalam kondisi mengantuk. Dan dia menemukan seorang lelaki sedang berdiri dengan wajah yang kebingungan. "Bu, tolong istri saya mau melahirkan" kata lelaki itu. "Istrinya dimana Mas?" tanya Bu Halimah yang tidak melihat seorang pun bersama pria itu. Karena istrinya sudah tidak kuat di bonceng sepeda motor, lelaki itu meninggalkannya di pos kampling tidak jauh dari rumah Bu Halimah. "Sebentar Mas, saya tak siap-siap" kata Bu Halimah yang kemudian bergegas membawa barang-barang keperluan bersalinnya. Dan meminta suaminya untuk menyusul. Dengan dibonceng lelaki itu, Bu Halimah menuju pos kampling tempat istrinya ditinggal. Sesampainya disana, Bu Halimah langsung menolong, dengan alat seadanya. Anehnya, persalinan dapat berjalan lancar, bahkan sang Ibu hanya sedikit mengel...

Percaya Hantu

Doni sedang duduk di depan TV. Tiba-tiba anaknya berlari masuk ke dalam rumah, dan langsung menghampiri Doni. "Ayah, ayah, ayah... hantu itu ada atau tidak?" tanya si anak. Karena belum pernah melihat hantu, "Tidak ada" jawab Doni. Kemudian anaknya berlari ke dapur untuk bertanya hal yang sama ke ibunya, "Tidak ada, dan ibu tidak percaya" jawab istri Doni. Setelah mendengar jawaban itu, anak itu pun kembali berlari ke arah pintu dan berteriak ke seseorang diluar pagar, "Kata Ayah dan Ibuku hantu itu tidak ada". Penasaran anaknya sedang berbicara dengan siapa, Doni memanggil anaknya dan bertanya, "Sedang ngobrol dengan siapa to Nak?" tanya Doni. "Itu dengan Jepri, tetangga sebelah" jawab anaknya dengan polos. Doni dan istrinya langsung kaget dan bengong. Sebab Jepri anak tetangga sebelah yang disebutkan anaknya, sudah meninggal dua tahun sebelum anak mereka lahir, karena sakit demam berdarah.

Pasar Wagean

Image
Suatu waktu dijaman orang-orang masih ke pasar dengan berjalan kaki. "Mbok, baru pulang?" tanya Mbok Nah. "Iya neh, laku keras lagi hari ini" jawab Mbok Yem sambil menunjukkan keranjangnya. Sudah dua hari Mbok Yem mencoba berjualan kembang tujuh rupa, di pasar yang tidak biasanya dari teman-temannya. Pasar itu bernama Pasar Wagean, dan butuh waktu 4 jam berjalan dari desa Mbok Yem dan Mbok Nah tinggal. "Besok, ikut aku jualan disana to Mbok" ajak Mbok Yem. Karena Mbok Nah merasa tempatnya terlalu jauh, Mbok Nah menjawab "Kapan-kapan ae Mbok". Dan waktu pun berlalu. Dikarenakan sering melihat Mboh Yem pulang dengan keuntungan, akhirnya Mbok Nah penasaran, "Mbok besok aku ikut jualan dipasar Wagean ya!" pinta Mbok Nah. Karena kebetulan Mboh Yem tidak enak badan saat itu. Mbok Yem memberikan petunjuk dimana letak pasar berada. Keesokan harinya, dengan berjalan kaki dan menggendong barang dagangan yang berupa kembang tu...

Akibat Knalpot Bising

Image
"Kalau kamu mau lewat Ngliyep, standarin dulu muka knalpot kamu" kata Roni memperingatkan Tono untuk membetulkan suara bising knalpot motornya jika akan melewati Desa Ngliyep. "Memang kenapa Mas?" tanya Tono. "Konon, dulu ada seorang anak muda yang naik motor dengan suara knalpot bising lewat desa itu, dia mati gara-gara dilempar clurit oleh warga" jelas Roni. Karena tidak percaya, "Ah masak segitunya" jawab Tono menganggap yang dikatakan Roni hanya candaan. Keesokan harinya, karena memang jalan satu-satunya, Tono lewat Desa Ngliyep untuk berkunjung ke rumah rekan bisnisnya di seberang desa, sekitar jam 8 malam. Tono lewat dengan selamat, meski tetap dengan sepeda motor bisingnya itu. Ketika pulang, temannya sempat menasehati untuk lebih baik menginap daripada lewat desa Ngliyep lagi. Tono menolak, dan dia tetap lewat Desa Ngliyep dengan santainya, padahal waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam. Sampai akhirnya, saat Tono hampir ...

Bapak-bapak OB di Toilet Umum

Image
Dikarenakan kebelet buang air besar, Azam yang sedang perjalanan bersama teman-temannya ke Jember, untuk menghadiri pernikahan salah satu teman seangkatannya semasa kuliah, meminta Pak Supir menghentikan minibus carteran mereka di salah satu Pom Bensin Lumajang. Pak Supir pun berhenti, hitung-hitung istirahat setelah dua jam perjalanan dari Malang. Begitu berhenti, Azam pun langsung melompat keluar, sampai hampir terjatuh dan ditertawakan oleh teman-temannya. Tetapi, tak lama kemudian teman-temannya yang lain, yang sekedar ingin memperbaiki make-up, pergi ke kamar mandi, menyusul Azam. Hampir 15 menit kemudian, Azam baru menyelesaikan buang hajatnya. Begitu keluar kamar mandi, ada seorang Bapak-bapak sedang mengepel tepat di depan pintu kamar mandi dan menghalangi Azam yang hendak keluar. "Maaf Pak" minta permisi Azam. "Oh iya, silahkan" Bapak itu mempersilahkan Azam dengan minggir ke samping kiri. Setelah memasukkan uang dua ribu ru...

Yogi Kepingin Bakso

Image
Dalam perjalanan Yogi kembali ke Malang, begitu banyak pedagang bakso di pinggir jalan, membuat air liyur Yogi seakan mau menetes. Yogi adalah mahasiswa semester 7 Jurusan Managemen, Fakultas Ekonomi, salah satu universitas negeri di Malang. Kesukaananya dengan bakso, terutama bakso Malang, membuat dia sering berwisata kuliner, mencari dan mencicipi setiap pedagang bakso yang ditemuinya. Jika Yogi cocok, sudah pasti dia akan menjadi pelanggan, meskipun posisi pedagang berada di pelosok desa. Sesampainya di Malang, dikontrakan, karena capek, Yogi memutuskan untuk membeli bakso keliling langganan dia yang lewat setiap jam 8 malam. Tidak disangka, karena hujan, pedagang bakso yang ditunggu Yogi tidak lewat, dan dia pun memutuskan membeli nasi goreng untuk makan malam. Keesokan harinya, disela-sela kuliahnya, Yogi berniat untuk membeli bakso keliling yang juga langganannya, dan sering nongkrong tidak jauh dari pintu gerbang samping kampus. Kurang lebih 15 menit perjalanan...

Ibunya Evy Diikuti Mahkluk Halus

Karena kecapekan sebagai Master of Ceremonies (MC) acara pengantin tetangganya, Evy tertidur mulai habis Maghrib hingga terbangun saat jam menunjukkan jam 11 malam. Teringat belum sholat Isya, Evy dengan berat langkah keluar kamar, langsung menuju ke kamar mandi untuk wudhu. Di ruang televisi yang dilewatinya, Evy tampak melihat ibu, bapak dan Fitri anak tetangga yang biasa belajar dengannya. Evy tidak begitu memperdulikan itu, dan setelah selesai sholat, Evy pun melanjutkan tidur. Keesokan paginya, setelah mencuci dan membantu memasak, Evy ingat dan bertanya ke Ibunya, "Adik Fitri semalem pulang jam berapa Mak?". Ibunya yang tidak merasa dan mengetahui kedatangan Fitri menjawab "Semalem Fitri tidak ke sini sama sekali", sambil tetap berusaha mengingat-ingat. Evy sedikit bingung, "Mungkin aku yang salah lihat" pikirnya. Lalu jam menunjukkan pukul 8, Ibu dan bapak Evy pergi ke sawah, dan Evy sendirian di rumah. Ketika Evy mengerjakan tugas kuliahnya di kam...

Penyelamat Misterius

Image
Hari itu, adalah hari ke-9 hari raya Idul Fitri tahun 2018. Seperti hari-hari biasanya, Kang Samin mencuci di sungai belakang desa. "Ke kali Kang!" sapa salah satu tetangga Kang Samin yang rumahnya disamping jalan setapak menuju ke sungai. "Iya" jawab Kang Samin sambil mengingat-ingat nama tetangga yang menyapanya itu. Kang Samin yang memang menantu dan pendatang di kampung itu, belum hafal betul nama-nama tetangganya. Sehingga dia hanya bisa tersenyum, tanpa bisa menyebut balik nama teman istrinya itu. Padahal Kang Samin tahu, suara terindah yang di dengar orang, adalah suara orang yang memanggil namanya. Kang Samin pun terus melanjutkan perjalanan. Jalan yang menurun, membuat dia sedikit kesulitan dalam melangkah, karena takut terpeleset. Namun akhirnya Kang Samin pun sampai di bagian sungai tempatnya mencuci. Meskipun dia sedikit menyadari air sungai keruh tidak seperti biasanya, tetapi Kang Samin tetap melanjutkan mencuci dengan mengawali...

Tuyul saat Sholat Jumat

Image
Hari Jumat itu, karena di sekolah tempatnya bekerja sedang liburan, Rendi mengikuti sholat Jumat di Masjid desanya. Karena datang agak terlambat, Rendi mendapat tempat di serambi Masjid, dekat dengan kamar mandi, tempat wudlu jamaah. Sambil mendengarkan khutbah, pikiran Rendi melayang kesana-kemari, mengenai desas-desus seorang warga baru di desanya yang konon dicurigai memiliki pesugihan berupa tuyul. Bagaimana tidak terpikirkan oleh Rendi, pendatang tersebut mengontrak di rumah sebelahnya. Dan sesekali, Rendi menjadi sering mendengar suara anak-anak bermain, meskipun hari sudah menunjukkan jam 1 malam. Rendi yang tinggal sendiri dan lebih sering menginap disekolah untuk bekerja lembur, sedikit khawatir hartanya dicuri oleh tuyul itu. Namun dengan meletakkan kaca, mainan dan ayat suci Al-Quran di samping tempat penyimpanan uang di lemarinya, Rendi berharap sang Tuyul takut mengambil uangnya.  Tidak terasa Muazdin telah mengumandangkan Iqomah, menan...

Hantu Copot Pipa Diesel di Sawah

Image
Seperti malam biasanya, Pak No berangkat ke sawah untuk mengairi sawah salah satu tetangga yang meminta jasanya. Baru menginjakkan kaki masuk ke lahan sawah, Pak No melihat sesosok Pak Umar sedang jongkok di pematang sawah, tidak jauh dari tempat diesel Pak No diletakkan. Kebetulan malam itu adalah malam tujuh harian Pak Umar, tetangga Pak No yang sudah meninggal dan rumahnya tidak jauh dari sawah tempat Pak No bekerja itu. "Lagi cari angin Pak!" seru Pak No mencoba menyapa Pak Umar yang tampak termenung sedih. Mendapat sapaan tersebut, sesosok Pak Umar malah beranjak berdiri dan berjalan berbalik, menjauhi Pak No. Pak No yang sudah hampir lima tahun bekerja sebagai Jogotirto (petugas desa urusan irigasi sawah), sudah biasa bertemu dengan segala macam hantu, karena memang sering bekerja waktu malam. Mulai kuntilanak, gendruwo, pocong, bahkan tetangga yang baru meninggal, seperti sesosok Pak Umar itu, bagi Pak No hal itu sudah biasa. Pak No pun menyiapkan die...

Hantu Siswi dekat Pos Satpam

Image
Munir adalah seorang satpam di salah satu SMA swasta kota Malang. Malam Jumat itu, dia mendapat giliran jaga bersama Tino, satpam sekolah yang lain. "Lah, sudah tidur!" seru Munir melihat Tino yang sudah terlelap di kursi panjang disampingnya. Munir yang sedari tadi nonton film Sundel Bolong di TV, baru menyadari ternyata dia terjaga sendirian. Dan karena juga merasa kedinginan, dia berinisiatif jalan-jalan keluar pos satpam, dan membakar sampah untuk menghangatkan badannya, sambil berpatroli. Jam menunjukkan pukul 1 malam.  Saat Munir selesai berapi-api, tiba-tiba saja suasana menjadi sunyi, bahkan seperti tidak ada angin yang berhembus sedikitpun. Karena merasa tidak enak, Munir pun memutuskan untuk kembali ke pos satpam. Ketika dia berjalan ke arah pos, tidak jauh dibelakang pos, terlihat dan terdengar dua siswi yang sedang bercanda dan tertawa cekikikan. Munir tidak berprasangka yang macam-macam saat itu, tugasnya sebagai satpam, r...

Hantu Tangan Kamar Mandi

Image
Malam itu, tidak seperti malam biasanya, depan rumah Toni dijadikan tempat uji nyali salah satu stasiun televisi swasta. Tidak diragukan lagi, depan rumah Toni sudah terkenal dengan keangkeran keranda mayat yang sering terbang sendiri di malam-malam tertentu, terutama pada malam Jumat Kliwon. Entah semenjak kapan, depan rumah Toni telah terdapat pos tempat penyimpanan alat-alat pemakaman tersebut. Selain itu, rumah-rumah warga yang saling berjauhan dan masih diselingi pohon-pohon yang tinggi, menyebabkan cerita-cerita hantu sering muncul dari kampung Toni. Kali itu adalah Edi yang menjadi peserta uji nyali, dan dia adalah warga dari desa lain. Dia datang bersama pacarnya yang bernama Lisa. Lisa sebenarnya datang bukan untuk mendukung Edi, tetapi dengan niat lain, berharap wajahnya sesekali dapat nongol di stasiun tv yang men-shooting pacarnya itu. Setelah dibacakan peraturan, "Apakah Anda siap?" tanya sang pembawa acara mengawali sesi uji nyali...

Hantu Ojek Ngupil

Image
Eko menghampiri Lutfi yang sedang ngetem di pinggir jalan. "Hei, tidak ada order?" sapa Eko. "Belum neh.." jawab Lutfi sambil membuka masker yang dipakainya. Eko dan Lutfi adalah pengemudi ojek Online. Karena mereka berdua masih bujangan, meski jam sudah menunjukkan jam 9 malam, mereka masih semangat menunggu orderan lagi. "Ngomong-ngomong kamu denger Hendri yang katanya jadi hantu ngupil" tanya Eko. "Oh itu, ya tidak cuma denger, kemarin aku sama dia balapan di jalan Merpati, tempat dia kecelakaan" jawab Lutfi. Hendri adalah teman ojek online Eko dan Lutfi, yang kecelakaan solo menabrak tiang listrik, 7 hari sebelumnya. Kemudian Lutfi pun membenarkan desas-desus yang menceritakan Hendri kecelakaan sembari ngupil. Di mana mengakibatkan lubang hidung sebelah kirinya sobek ketika ditemukan mayatnya oleh warga. "Aku juga tidak habis pikir, kenapa dia hobi banget ngupil semasa hidupnya. Kalau kamu ketemu Hendri, coba lihat s...

Bus Hantu Pasuruan Probolinggo

Image
Karena ada pekerjaan mendadak, sore itu Amin pulang agak terlambat. Seperti akhir pekan biasanya, Amin pulang ke Desa Pilang, Kecamatan Kademangan, Probolinggo. Entah oleh sebab apa, sore itu, semenjak Amin keluar dari pabrik, perasaan tidak enak menyelimutinya. Namun karena Amin ingin segera sampai dirumah, dia tidak menghiraukan keanehan yang terjadi di sekitarnya. Jam tangan Amin menunjukkan pukul 7 malam. "Terima kasih Pak" ucapan Amin kepada Ojek online, yang mengantarkannya sampai di depan Terminal Bus Pasuruan. Dalam langkahnya masuk terminal, tiba-tiba seorang wanita berumur sekitar 30 tahun bertanya ke Amin "Pak, ini benar terminal bus ya?". "Iya Mbak, benar" jawab Amin. Dalam hatinya, semula Amin ingin menertawakan pertanyaan yang tidak perlu ditanyakan itu. Dengan tulisan 3D "Terminal Pasuruan" di gapura pintu gerbang di depan terminal, harusnya semua orang sudah tahu dan tak perlu bertanya. Namun ketika dia melihat...

Hantu Mudik Sekeluarga

Image
Jani dan Yono perjalanan mengantarkan barang dari Jember ke Banyuwangi, melewati gunung Gumitir. Karena Yono masih karyawan baru dan pendatang dari Kalimantan, secara tidak langsung Jani bertugas sebagai mentor Yono, dan menunjukkan tempat pengiriman barang ke gudang milik perusahan mereka, yang ada di Genteng, Banyuwangi. Ketika masuk gunung Gumitir, "Yon, kalau lewat sini jangan sekali-kali merokok sambil nyetir, kalaupun kamu merokok, tolong waktu buang abunya jangan sampai keluar jendela" kata Jani. Yono pun penasaran, dan balik bertanya kepada Jani, alasan kenapa tidak boleh membuang abu rokok lewat jendela, yang memang sering dilakukannya. "Lebaran tahun lalu ada sekeluarga yang terdiri dari Bapak, Ibu dan dua orang anak, malam-malam pakai sepeda motor mudik lewat sini. Dan ketika mereka mau mendahului sebuah mobil, sopir mobil tepat membuang abu rokok lewat jendela mobilnya. Karena di abu itu ternyata masih ada apinya, dan mengenai mata kiri sang ...
Cerita dalam blog ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah ketidak-sengajaan penulis untuk jalannya cerita. Dan Blog ini adalah bagian dari Usaha di bawah nama branding Edugameapp yang menyediakan layanan berupa cerita pendek bergenre umum, humor dan horor yang diperuntukkan untuk pengguna internet dewasa.

Popular posts from this blog

Drama Bocil di Balik Kuali

Pujaan Driver Ojek Online

Dibalik Aplikasi Jomblo Milenial

Bukan Warung Bak Mi

Dibalik Naiknya Belanja Sri

Sofyan dan Pinjaman Online

Realita Pegawai

Lurah Sukirman

Dua Tugas Satu Tak Beres

Desainer Agak-agak