Posts

Showing posts with the label Azam

Dianggap Orang Udik

"Hey Bro, gue ada cerita lucu neh kemarin" kata Azam menghampiri Soim di kantin. "Astaga!" seru Soim, kaget Azam yang datang dihadapannya secara tiba-tiba. "Apaan sih Zam!". "Ceritanya, gue lagi mampir di Minimart. Perjalanan Malang Banyuwangi. Gue enak-enak tuh lagi duduk-duduk di teras Minimart, minum air mineral, dan jagung rebus pemberian teman Satpam Malang. Lalu datenglah Pajero Sport, dan berhenti dihadapan gue" cerita Azam. "Lalu, Lo sewot gitu, ngelihat mobil itu" sahut Soim, sambil melanjutkan menyendok mie ayamnya yang tinggal sedikit. "Oh, enggak lah, gue lebih kepengen Brio, yang lebih ramping" jawab Azam yang lalu menceritakan bahwa dari pintu sisi kemudi mobil itu, turunlah seorang cowok necis, pake celana pencil, dengan sepatu mirip si Komo. "Si Komo? ga lucu tuh" sela Soim. "Bukan itu Bro, laku dari sisi lainnya ini nih, turun cewek cantik dan seorang anak Bro. Dia cuantik, ramping dan ga pake m...

Hadiah Istri 70 Bidadari

Seperti biasanya, pada hari minggu pagi, di masjid dekat rumah Azam, Pak Kyai mengisi pengajian yang hari itu bertema menyambut puasa Ramadhan. Azam dan istrinya memang tidak pernah datang ke masjid, ikut pengajian. Tetapi cukup dari pengeras suara, pengajian Pak Kyai terdengar jelas dari rumah mereka. Tidak lama kemudian, Pak Kyai menyebutkan jika salah satu keutamaan puasa Ramadhan, bagi laki-laki akan diberi hadiah oleh Allah SWT berupa istri bidadari yang berjumlah 70. Sialnya, ketika itu, Dona istri Azam sedang mengulek sambel di dapur. Dengan tatapan sinisnya melirik Azam yang sedang minum kopi di meja makan, dan berkata "Kamu seneng diberi 70 bidadari!". Azam pun hanya bisa tertawa. Tidak ragu-ragu, Dona pun melemparkan ulekan, cobek, berikut sambelnya.

Tergolong yang Disembunyikan dari Status

Azam menghampiri Toni yang sedang minum teh di kantin. "Hey Bro" sapa Azam. "Hey" jawab Toni. "Bu, kopi satu!" teriak Azam memesan kopi ke Bu Kantin. Setelah masing-masing ngobrol tentang pekerjaan, Azam mengecek smartphone-nya untuk mengecek pesan chat. Azam tersenyum lebar, yang membuat Toni penasaran "Apasih Bro?". "Bukan apa-apa, ini adik keponakanku, dia perlihatkan lagi statusnya" jawab Azam. Azam kemudian menjelaskan jika beberapa hari sebelumnya, keponakannya men-setting kontaknya sebagai salah satu orang yang tidak bisa melihat status. "Kamu tau kan anak jaman sekarang, selalu alay gitu di statusnya" jelas Azam. "Penasaran saja kenapa aku di hide" tambah Azam. "Trus masalahnya?" heran Toni, "Kamu sedang diminta mengawasi dia? Trus kamu over protective gitu?". "Enggak sih, dia juga sudah punya pacar" jawab Azam sambil mencicipi kopinya ya...

Ketika Ayah Menemani Belajar Anak

Azam, malam itu diminta untuk menemani anaknya belajar Fiqih, sambil melihat-lihat traffic website perusahannya. "Ayah, Ayahkan suami, ibu istri, kalau suami punya banyak istri namanya apa?" tanya anaknya. "Poligami" jawab Azam. "Kalau istri punya banyak suami" kembali anak bertanya. "Poliandri" Azam kembali menjawab. "Hukumnya poligami dan poliandri?" tanya kembali anaknya. "Poligami boleh, poliandri haram" jawab singkat Azam dengan lugasnya. Dari arah dapur, Dona, istri Azam berlari dan memukul kepala Azam dengan centong sayur sambil ngomel-ngomel, "Kalau ngajari anak itu mbok ya dilihat dulu, tuh anakmu lagi ngerjain PR, langsung jawab gitu aja, pantes dia dapat nilai seratus terus, kalau kamu yang ngajarin!". "Iya ta?" tanya Azam ke anaknya, sambil mengelus kepala yang baru diketok sama istrinya. "Iya Yah, itu tadi soal PR dari Bu Guru" jawab anaknya sambil...

Reunian Pamer Istri

"Hei Bro, diajak ya Istrinya" ajak Ali melalui telepon, meminta Azam membawa istrinya ikut serta. "Wah tidak janji Bro, anakku masih kecil, istriku paleng tidak bisa ikut" jawab Azam. Ali dan Azam adalah teman seangkatan waktu kuliah. Karena sudah lama mereka tidak saling bertemu, Ali mengundang Azam dan juga teman-teman seangkatannya yang lain, untuk reuni di hotel miliknya. "Halah, pokoknya dateng!" paksa Ali. Sebenarnya tidak hanya untuk reuni, Ali dan Azam memang semenjak dulu bersaing, terutama dalam hal pasangan. Ali yang telah mendapatkan seorang gadis cantik, putri dari pemilik salah satu hotel bintang lima di Malang, mencoba memamerkan ke Azam istri, berikut kerajaan bisnisnya. Sebab, semenjak mereka sibuk kerja masing-masing, mereka tidak pernah saling ketemu, bahkan untuk saling menghadiri acara pernikahan. Dan, sampai di hari reuni yang ditentukan. Teman-teman seangkatan Ali banyak yang datang bersama istri ...

Poligaminya Suami yang Takut Istri

Image
Untuk keperluan pekerjaan, Azam ditugaskan pergi ke Surabaya. Karena Khalid, teman seangkatan Azam semasa kuliah dan berdomisili di Rungkut, tidak jauh dari hotel tempat Azam menginap, Azam mengajak Khalid untuk bertemu. Namun disebabkan Khalid memiliki anak yang masih berumur kurang dari satu tahun, Khalid memilih untuk mengundang Azam singgah dirumahnya saja, dibanding harus ketemu di luar. Hasilnya, di hari terakhir acara kantor, sebelum Azam kembali ke Malang, Khalid menjemput Azam untuk ngopi dirumahnya. "Zam, tak tunggu di depan Indomaret" pesan singkat Khalid. Azam yang sudah siap dari jam 4 sore, langsung menuju Indomaret, yang kebetulan bersebelahan dengan hotel tempat dia menginap. Setelah saling sapa dan bersalaman, "Mana helm-nya?" tanya Azam. "Wes ta lah" jawab Khalid memberikan kode untuk mengabaikan helm dan segera naik di boncengan motor Honda Supra GTR 150-nya. Dikarenakan macetnya daerah Rungkut sore it...
Cerita dalam blog ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah ketidak-sengajaan penulis untuk jalannya cerita. Dan Blog ini adalah bagian dari Usaha di bawah nama branding Edugameapp yang menyediakan layanan berupa cerita pendek bergenre umum, humor dan horor yang diperuntukkan untuk pengguna internet dewasa.

Popular posts from this blog

Drama Bocil di Balik Kuali

Pujaan Driver Ojek Online

Dibalik Aplikasi Jomblo Milenial

Bukan Warung Bak Mi

Dibalik Naiknya Belanja Sri

Sofyan dan Pinjaman Online

Realita Pegawai

Lurah Sukirman

Dua Tugas Satu Tak Beres

Desainer Agak-agak