Posts

Showing posts with the label Istri

Sebuah Solusi Kekerasan Rumah Tangga

Seorang istri, selalu terpuruk, sebab suaminya yang tidak ada hari, tanpa memukul. Sampai suatu hari, suaminya berubah pendiam, perhatian, selalu tersenyum dan tidak pernah memukul lagi. Sang Istri tambah bahagia, ketika mereka dikaruniai anak yang cantik, sehat, dan ceria. Ketika ditanya teman-temannya, mengenai rahasia perubahan suaminya itu, sang Istri itu menjawab "Nama suamiku Haryono, dan yang dulu bernama Slamet".

Kumis dan Laundry Baru

Sebuah keluarga sedang bercengkrama di ruang tamu. Melihat kumis suami sudah panjang, sang Istri menyindir dengan berkata kepada putrinya, "Tu, kumis daddy-mu sudah panjang, waktunya cukur!". Dengan tersenyum, sang Suami tersenyum dan menjawab sambil memandang anaknya "Biarin, besok Daddy mau ke Malang", menyindir sang Istri yang sering cemburu jika suaminya terlihat lebih ganteng ketika tidak berkumis. Karena sudah berusia enam tahun, si Anak dengan polosnya balik bertanya ke Ayahnya itu "Memang kenapa Dad?" "Biar tidak dicurigai. Daddy punya Laundry baru di sana" jawab sang Ayah seraya melirik istri. Si Anak mengkerutkan alis matanya, tanda semakin tidak mengerti.

Sepuluh Cerita Lucu Episode Tiga

1. Nenek dan Pocong Riky dan teman-temannya suka main game online di depan rumah Nenek Somah. Semenjak ditinggal mati Kakek Parman dan tidak memiliki anak, Nenek Somah hidup sebatang kara. Karena Riky memang pemuda pengangguran yang nakal, sehingga wajar dia tidak punya sopan santun dan tidak bisa menghormati Nenek Somah. Meskipun beberapa kali ditegur untuk tidak membuat keributan, terutama pada waktu malam, Riky tetap saja bermain game di situ. Sampai pada suatu malam, Nenek Somah membawa Pak RT agar mengusir Riky dan teman-temannya menjauh dari rumahnya. Riky dan teman-temannya pun menjauh, tetapi karena sakit hati diusir, malamnya jam 12, Riky berniat ingin memberi pelajaran kepada Nenek Somah, dengan meminta upeti, ganti rugi uang rokok. Riky pun menggedor-gedor pintu rumah Nenek Somah seperti halnya rentenir yang sedang menagih hutang. "Iya sebentar" jawab Nenek Somah dari arah dalam rumah. Alangkah kagetnya Riky begitu pintu di buka. Tampak sesosok Pocong sedang berdir...

Solusi Keinginan Poligami Mirip Artis

Tono ikut pengajian yang bertema Poligami. Sang Ustadz, memberikan pembelajaran, jika poligami harus bagi yang mampu dan dengan tujuan ibadah. Di akhir pengajian, dalam sesi tanya jawab, Tono bertanya "Ustadz, saya seorang suami yang sayang (takut) istri, dan sepertinya mustahil bagi saya untuk poligami karna istri saya cinta mati dengan saya (galak). Namun saya tetap ingin beribadah melalui poligami". Sontak jamaah putri bersorak "Huuu!!..", dan Ustadz hanya tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepala. "Ustadz adakah saran untuk saya, agar bisa mempunyai istri lagi seperti Maudy Ayunda, Agnes Monica, Nikita Willy, Natasha Wilona dan artis-artis cantik lainnya" tambah Tono. Semua jamaah riuh, dan banyak yang tertawa dengan pertanyaan Tono. Tak lama kemudian, sang Ustadz menjawab "Pertama, yang perlu Antum lakukan adalah BERKACA! Antum pantas tidak punya istri artis?". Semua jamaah tambah tertawa terbahak-bahak. "Kedua, kalau Antum takut ist...

Membuka Pintu Surga Ramadhan

Sepasang suami istri, sedang ngobrol di ruang tamu, sambil browsing informasi seputar Ramadhan di internet. Suami berkata kepada istrinya, "Tahu gak? kalau di waktu Ramadhan itu, Allah SWT membukakan pintu surga selebar-lebarnya". Sang istri menjawab "Tahu". "Dan hari dimana Indonesia Merdeka, jatuh pada bulan Ramadhan juga" lanjut kata suami. Sang istri menjawab lagi "Tahu!", dan dia mulai penasaran. "Trus, ini kata Dr. Zakir Naik di Youtube bilang, bahwa sensus penduduk membuktikan jumlah wanita di dunia lebih banyak dibanding laki-laki" tambah kata suami. Sang istri mulai curiga, "Maksudnya?" "Tidakkah ada keinginan istriku ini memperlebar pintu surga di Ramadhan tahun ini, dengan memerdekakan suaminya untuk menikah lagi" rayu suami. Tanpa menjawab, sang istri langsung lempar kursi. Suami pun berteriak "Istriku, kita kan sedang di rumah tetangga!".

Hadiah Istri 70 Bidadari

Seperti biasanya, pada hari minggu pagi, di masjid dekat rumah Azam, Pak Kyai mengisi pengajian yang hari itu bertema menyambut puasa Ramadhan. Azam dan istrinya memang tidak pernah datang ke masjid, ikut pengajian. Tetapi cukup dari pengeras suara, pengajian Pak Kyai terdengar jelas dari rumah mereka. Tidak lama kemudian, Pak Kyai menyebutkan jika salah satu keutamaan puasa Ramadhan, bagi laki-laki akan diberi hadiah oleh Allah SWT berupa istri bidadari yang berjumlah 70. Sialnya, ketika itu, Dona istri Azam sedang mengulek sambel di dapur. Dengan tatapan sinisnya melirik Azam yang sedang minum kopi di meja makan, dan berkata "Kamu seneng diberi 70 bidadari!". Azam pun hanya bisa tertawa. Tidak ragu-ragu, Dona pun melemparkan ulekan, cobek, berikut sambelnya.

Istri Melaknat Bidadari yang Menunggu di Surga

Sepasang suami istri, sehabis makan malam nonton pengajian Youtube di TV. Tampak Ustadz Khalid sedang berceramah bahwasannya berdasarkan sabda Nabi, pada setiap suami, sebenarnya telah ada bidadari yang menunggunya di surga. Jika si Istri membangkang, maka bidadari berkuasa untuk melaknat istri. Mendengar kajian tersebut sang Istri menatap suami dengan wajah judesnya, sambil berkata "Trus kamu lebih memilih bidadari!". Dengan santainya menjawab "Ya iya..", sambil tertawa lepas. Sang Istri pun marah, bersedekap dan memalingkan wajahnya ke arah ruang tamu. Setelah selesai bertanya, "Tapi kalau istrinya kayak gini, mungkin malah bidadarinya yang dilaknat" kata suami berusaha menghibur istri. Bagaimana tidak, si Istri sangatlah mencintai dan pencemburu. Jika bidadari itu sudah ada di dunia menjadi istri kedua, ketiga dan selanjutnya. "Mungkin bakwan ini sudah habis, kamu lempar ke muka bidadari itu" canda suami sambil mengambil bakwa...

Ketika Ayah Menemani Belajar Anak

Azam, malam itu diminta untuk menemani anaknya belajar Fiqih, sambil melihat-lihat traffic website perusahannya. "Ayah, Ayahkan suami, ibu istri, kalau suami punya banyak istri namanya apa?" tanya anaknya. "Poligami" jawab Azam. "Kalau istri punya banyak suami" kembali anak bertanya. "Poliandri" Azam kembali menjawab. "Hukumnya poligami dan poliandri?" tanya kembali anaknya. "Poligami boleh, poliandri haram" jawab singkat Azam dengan lugasnya. Dari arah dapur, Dona, istri Azam berlari dan memukul kepala Azam dengan centong sayur sambil ngomel-ngomel, "Kalau ngajari anak itu mbok ya dilihat dulu, tuh anakmu lagi ngerjain PR, langsung jawab gitu aja, pantes dia dapat nilai seratus terus, kalau kamu yang ngajarin!". "Iya ta?" tanya Azam ke anaknya, sambil mengelus kepala yang baru diketok sama istrinya. "Iya Yah, itu tadi soal PR dari Bu Guru" jawab anaknya sambil...

Diijinkan Menikah Lagi

Candra menghampiri Dodik yang sedang termenung sambil minum kopi di kantin kantor. "Hei..diem-diem bae.." sapa Candra. "Hei.." sapa balik Dodik dengan nada lemasnya. "Aku sedang lagi ada masalah Bro" kata Dodik. "Tumben" sangkal Candra yang biasanya Dodik terlihat selalu ceria. Karena sudah 20 tahun tidak kunjung memiliki anak, "Istriku mengijinkanku nikah lagi.." kata Dodik. "Bagus dong!, bukannya itu kabar baik" jawab Candra. Dengan jabatan Dodik dikantor saat itu, Candra yakin menikah lagi adalah urusan yang gampang. Dengan nada memelas, Dodik berkata "Masalahnya, sekarang aku sudah impoten".

Reunian Pamer Istri

"Hei Bro, diajak ya Istrinya" ajak Ali melalui telepon, meminta Azam membawa istrinya ikut serta. "Wah tidak janji Bro, anakku masih kecil, istriku paleng tidak bisa ikut" jawab Azam. Ali dan Azam adalah teman seangkatan waktu kuliah. Karena sudah lama mereka tidak saling bertemu, Ali mengundang Azam dan juga teman-teman seangkatannya yang lain, untuk reuni di hotel miliknya. "Halah, pokoknya dateng!" paksa Ali. Sebenarnya tidak hanya untuk reuni, Ali dan Azam memang semenjak dulu bersaing, terutama dalam hal pasangan. Ali yang telah mendapatkan seorang gadis cantik, putri dari pemilik salah satu hotel bintang lima di Malang, mencoba memamerkan ke Azam istri, berikut kerajaan bisnisnya. Sebab, semenjak mereka sibuk kerja masing-masing, mereka tidak pernah saling ketemu, bahkan untuk saling menghadiri acara pernikahan. Dan, sampai di hari reuni yang ditentukan. Teman-teman seangkatan Ali banyak yang datang bersama istri ...

Poligaminya Suami yang Takut Istri

Image
Untuk keperluan pekerjaan, Azam ditugaskan pergi ke Surabaya. Karena Khalid, teman seangkatan Azam semasa kuliah dan berdomisili di Rungkut, tidak jauh dari hotel tempat Azam menginap, Azam mengajak Khalid untuk bertemu. Namun disebabkan Khalid memiliki anak yang masih berumur kurang dari satu tahun, Khalid memilih untuk mengundang Azam singgah dirumahnya saja, dibanding harus ketemu di luar. Hasilnya, di hari terakhir acara kantor, sebelum Azam kembali ke Malang, Khalid menjemput Azam untuk ngopi dirumahnya. "Zam, tak tunggu di depan Indomaret" pesan singkat Khalid. Azam yang sudah siap dari jam 4 sore, langsung menuju Indomaret, yang kebetulan bersebelahan dengan hotel tempat dia menginap. Setelah saling sapa dan bersalaman, "Mana helm-nya?" tanya Azam. "Wes ta lah" jawab Khalid memberikan kode untuk mengabaikan helm dan segera naik di boncengan motor Honda Supra GTR 150-nya. Dikarenakan macetnya daerah Rungkut sore it...

Repotnya Ketika Istri tidak Bisa Naik Motor

Image
Slamet menderita demam, sehabis kehujanan sepulang kerja kemarin. Untung hari itu adalah hari sabtu, sehingga Slamet bisa tidur seharian di rumah. Ani, istri Slamet tergolong istri yang cerewet.  Dari pagi, Ani terus mengomel, mengajak Slamet untuk periksa ke dokter, yang jaraknya kurang lebih 3 km dari rumahnya. Karena Slamet berpikir, sakitnya hanya demam biasa dan apalagi sudah minum obat andalannya, Slamet membiarkan omelan istrinya itu berlalu, dan dia terus melanjutkan bermalas-malasan di tempat tidur. Menjelang maghrib, mertua Slamet, Ibu istrinya berkunjung, menjenguk cucu laki-lakinya yang sudah kelas 2 SD.  Karena tidak ingin disalahkan, belum juga mengetahui kalau menantunya sedang tidak enak badan, ibu mertua Slamet sudah dilaporin kalau bapak dari cucu laki-lakinya itu, bersikeras tidak mau diajak ke Dokter. "Loh, Slamet sakit?" tanya mempertegas ibunya. "Iya Bu, badannya panas dari tadi pagi" jawab Ani. Mendengar mertuan...
Cerita dalam blog ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah ketidak-sengajaan penulis untuk jalannya cerita. Dan Blog ini adalah bagian dari Usaha di bawah nama branding Edugameapp yang menyediakan layanan berupa cerita pendek bergenre umum, humor dan horor yang diperuntukkan untuk pengguna internet dewasa.

Popular posts from this blog

Drama Bocil di Balik Kuali

Pujaan Driver Ojek Online

Dibalik Aplikasi Jomblo Milenial

Bukan Warung Bak Mi

Dibalik Naiknya Belanja Sri

Sofyan dan Pinjaman Online

Realita Pegawai

Lurah Sukirman

Dua Tugas Satu Tak Beres

Desainer Agak-agak