Posts

Jangan Kredit Motor Atas Nama Teman

Suatu malam, penulis teringat masa muda penulis, ketika awal-awal bekerja. Dengan gaji nominal satu juta per bulan, penulis langsung tergoda untuk mengambil kredit motor. Maklum, penulis kala itu masih berpacaran, belum menikah, sehingga kebutuhan pun belum macam-macam. Apalagi pacar masih kuliah diluar negeri, jadi belanja untuk ngapél pun nihil. Waktu itu, penulis sedang jalan-jalan di Malang Town Square (MATOS). Sebenarnya waktu itu penulis mau lihat-lihat smartphone Android. Tetapi karena di lantai bawah memang seringkali dijadikan tempat display motor dan mobil, penulis pun sengaja muter ke lantai bawah. Dan, mata penulis langsung tertuju pada motor Honda CBR 150 yang berwarna silver gelap, dengan hiasan stiker berwarna merah gelap. Penulis pun mendekati, lalu "Owesome!" seru hati penulis karena begitu pengennya. Maklum, saat itu, model itu adalah model sepeda motor baru yang lagi booming. Jadi penulis rasa wajar, jika penulis pastinya 'kepengen banget'. Lalu kar...

Asal Genjreng bukan Petikan

Di Kantin, melihat Wawan cengengesan sendirian sambil menikmati kopinya yang telah dingin, Budi yang sedang menghabiskan Gado-gado makan siangnya, penasaran dan terjadilah percakapan keduanya seperti di bawah ini: "Wan, kenapa sih kamu ketawa-ketawa sendirian dari tadi?" tanya Budi. Wawan menjawab "Tidak, semalem ada yang lucu. Masak tetangga sebelah main gitar sambil nyanyi-nyanyi jam 10 malam, waktu orang pada mulai lagi tidur". Wawan menceritakan kepada Budi, jika dia mempunyai tetangga yang ketika pulang kampung, suka bermain gitar, membunyikan musik, baik memakai pengeras suara atau tidak, layaknya seorang musisi berkelas dan anehnya hal itu dilakukan ketika jam-jam istirahat, seperti jam 12 siang atau di atas jam 9 malam. "Bukannya harusnya kamu marah Wan, jika kelakuan tetanggamu seperti itu?". "Pengennya gitu Bud, tapi karena aku terhitung pendatang di kampungku, ya kami tidak ada pilihan, selain terpaksa mendengarkan". "Lalu, lucuny...

Mengirimkan Paket

"Trerereet...trereret..trereret!..." bunyi getar smartphone Duqi, seseorang sedang mencoba menelponnya. Sebab nomor tidak dikenal, Duqi curiga "Jangan-jangan itu dari PinjOl (Pinjaman Online)". Tetapi karena reflek, jempolnya menggeser tanda panggilan ke arah diterima. "Halo" jawab Duqi. Meski dalam hatinya, "Asem. Kok tak terima?". "Benar dengan Bapak Ali" terdengar suara bertanya memastikan, persis rentenir. Dengan nama lengkap Ali Masduqi, Duqi pun menjawab dengan sedikit gugup "Benar". Telepon itu ternyata dari Pak Soled, seorang kurir JJE (Janda Janda Enterpreneur) yang hendak mengantarkan paket untuk Ali. Duqi pun lega dan Pak Soled menelepon itu, untuk memastikan letak tepatnya alamat Duqi. Sayangnya, setelah lima menit berbicara, Pak Soled tidak kunjung mengerti juga arah rumah Duqi, bahkan sampai Duqi naik pitam. "Gini saja Pak. Begitu Bapak masuk gapura desa, kira-kira 100 meter, sisi kanan jalan, ada warung yan...

Anak Minta Tolong

Siang itu, selepas pulang kerja, dua gang dari rumahnya, Samin melihat begitu banyak orang berkerumun, bahkan terdapat dua orang Polisi yang sedang bertugas. Setelah bertanya-tanya, ternyata tetangganya dirumah itu, gantung diri karena kesulitan ekonomi. Malamnya, seseorang mengetuk pintu Samin dengan ketukan yang keras dan kerap, selayaknya orang yang terburu-buru. Dengan mengantuk, Samin pun membuka pintu dengan terhuyung-huyung. Di depan pintu Samin mendapati, Mico berdiri sambil berseru "Kang, tolong Kang!", yang kemudian Mico langsung berlari ke arah lapangan. Kaget terjadi apa-apa, Samin pun berlari menuyusul Mico. Ditengah perjalanan, Samin berkeringat dingin, teringat bahwa, Mico adalah anak paruh baya yang dia lihat gantung diri, 10 bulan lalu di lapangan sekolah.

Sepuluh Cerita Lucu Episode Tiga

1. Nenek dan Pocong Riky dan teman-temannya suka main game online di depan rumah Nenek Somah. Semenjak ditinggal mati Kakek Parman dan tidak memiliki anak, Nenek Somah hidup sebatang kara. Karena Riky memang pemuda pengangguran yang nakal, sehingga wajar dia tidak punya sopan santun dan tidak bisa menghormati Nenek Somah. Meskipun beberapa kali ditegur untuk tidak membuat keributan, terutama pada waktu malam, Riky tetap saja bermain game di situ. Sampai pada suatu malam, Nenek Somah membawa Pak RT agar mengusir Riky dan teman-temannya menjauh dari rumahnya. Riky dan teman-temannya pun menjauh, tetapi karena sakit hati diusir, malamnya jam 12, Riky berniat ingin memberi pelajaran kepada Nenek Somah, dengan meminta upeti, ganti rugi uang rokok. Riky pun menggedor-gedor pintu rumah Nenek Somah seperti halnya rentenir yang sedang menagih hutang. "Iya sebentar" jawab Nenek Somah dari arah dalam rumah. Alangkah kagetnya Riky begitu pintu di buka. Tampak sesosok Pocong sedang berdir...

Sepuluh Cerita Lucu Episode Dua

1. Dompet ketuker Dua hantu bertemu dan ngobrol di atas batu nisan mereka, yang berdekatan. "Hai bro, bagaimana kamu mati?" tanya hantu pertama. "Aku mati karena nabrak Polisi bro, waktu dia mau tilang aku" jawab hantu kedua menceritakan tentang kematiannya saat operasi Zebra. "Bagaimana bisa, kamu yang nabrak, tetapi malah kamu yang mati?" sambung pertanyaan hantu kedua. ”Aku ditembak sama Polisi lain bro, yang menganggapku melakukan percobaan pembunuhan". "Ooo.. Terus kenapa kamu nabrak Polisi itu?" "Karena dia berterima kasih telah mengembalikan dompetnya katanya" jawab hantu kedua. Hantu pertama bingung. Garuk-garuk kepala. "Dompet yang aku bawa dari rumah, ternyata milik Polisi itu" jelas hantu kedua. Pekerjaannya yang sopir semasa hidupnya, membuat istri hantu kedua sering sendiri di rumah. 2. Keyakinan "Tak kusangka bro, usia pernikahanmu begitu pendek" bela sungkawa Toni, terhadap Andi yang menikah hanya...

Sepuluh Cerita Lucu Episode Satu

1. Ngobrol Hantu Di sebuah taman yang instagramable di suatu universitas di Malang, terdapat tiga mahasiswi yang mengobrol dan sedang istirahat menunggu jam mata kuliah selanjutnya. Tiba-tiba, salah satu dari mereka memulai obrolan mengenai hantu. "Kalian tahu tidak, katanya di pohon beringin itu, ada hantu mahasiswi yang mukanya hancur karena di siram pakai lem serbaguna" kata Mahasiswa Pertama. "Itu sih semua mahasiswa sudah tahu, yang nyiram mantan pacarnya kan" sahut Mahasiswi Kedua, "Tuh yang di depan pintu gerbang tuh, ada hantu kakek-kakek yang tubuhnya hancur di tabrak truk Pertamina" tambahnya. Tak ingin kalah, Mahasiswi Ketiga langsung menyahut "Eh iya... tapi susst..., di taman ini juga katanya juga ada hantu mahasiswi yang sering nongol lo. Terutama ketika ada yang membicarakannya!" sambil berbisik. Mahasiswi Keempat berkata "Kalian tahu juga cerita tentang saya". Langsung ketiga mahasiswi itu berpencar lari terbirit-birit k...
Cerita dalam blog ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah ketidak-sengajaan penulis untuk jalannya cerita. Dan Blog ini adalah bagian dari Usaha di bawah nama branding Edugameapp yang menyediakan layanan berupa cerita pendek bergenre umum, humor dan horor yang diperuntukkan untuk pengguna internet dewasa.

Popular posts from this blog

Drama Bocil di Balik Kuali

Dibalik Aplikasi Jomblo Milenial

Sofyan dan Pinjaman Online

Bukan Warung Bak Mi

Pujaan Driver Ojek Online

Realita Pegawai

Dibalik Naiknya Belanja Sri

Ada Semut Dibalik Gula

Desainer Agak-agak

Lurah Sukirman